PROFIL DESA
Desa Citeko Adalah Desa yang sangat strategis didalam
dunia perindrustrian dan masayarakatnya masih memegang adat dan teradisi yang
sangat religius kondisi desa citeko yang keadaanya menjadi masyakat transisi
dan kondisi yang sangat memperihatinkan ketika melihat pembangunan yang sangat
tidak merata dan masyarakat citeko masih cenderung kurang akan sadarnya tentang
cara gotong royong dan terbawa gaya atau arus kota sehingga untuk gotong royong
masih harus di gerakan dan kondisi lapangan kerja masih tipis sarana pendidikan
masih kurang kurangnya sumber daya Manusia di bidang pendidikan sehingga tak
banyak masyarakat citeko pendidikannya minimal SD.
Tertulis / terdengar cerita Desa Citeko adalah nama desa
yang berada di Bogor dan pada masa itu
ada sekeluarga yang akan pindah ke daerah Purwakarta setelah lama tinggal mereka Mendirikan sebuah desa yang disamakan
persepsikan dengan nama asal mereka tinggal yaitu Citeko, pada masa itu nama
Kepala desa disebut kuwu dan tidak di pilih secara demokratis melainkan di
tunjuk langsung oleh masyarakat dan kandidatnya pun adalah seorang tokoh
masyarakat yang mengerti akan agama Islam bisa disebut juga dengan Ustadz desa citeko terkenal dengan desa yang religius
dan kental dengan agama islam orang-orang juga menyebutnya desa pesantren dalam
bidang Ekonomi Citeko terkenal akan industri Genteng yang dulu pernah jaya pada
masa itu Citeko adalah desa yang Transisi condong terhadap kehidupan Modern di
mulai Tahun 1990 Desa Citeko identik dengan desa Genteng yang sampai saat ini
industria GENTENG Masih tetap berjalan
maju Desa Citeko kebanyakan pekerja buruh di bandingkan petani citeko
dan tumbuhan yang menghijau, di atas
tanah yang datar di tumbuhi pohon dan semak yang masih lebat, hiduplah
Karena
sangat dipengaruhi oleh sejarah kehutanan maka Desa Citeko yang kita lihat
seperti sekarang ini mempunyai ciri spesifik sebagai berikut:
a.
Berkembang menjadi desa dengan tipologi Desa Lingkungan
Hutan
b.
Interaksi yang sangat kuat antara masyarakat dengan
sumberdaya hutan
c.
Kepemilikan lahan pertanian tanaman pangan kurang dari
0,5 ha pada 2006 per rumah tangga petani, sedangkan 80 rumah tangga tidak
memiliki lahan pertanian sama sekali.
d.
Kawasan hutan yang luasnya ± 86% dari luas wilayah desa
Mantingan sebesar 990,009 Ha
Sebagai Penjelasan huruf C ( lahan pertanian yang sempit
) dan huruf D (Kawasan hutan yang
luas) diatas, sebagai akibat kebijakan tata guna lahan yang berpihak pada
penguasa Hindia Belanda pada saat itu.
2.1.2 Demografi
Desa Citeko dengan luas wilayah 225 ha merupakan salah
satu desa di Kecamatan Plered Kabupaten Purwakarta.
Batas wilayah Desa Citeko:
o
Sebelah utara :
Desa Citeko Kaler
o
Sebelah selatan :
Desa Rawasari
o
Sebelah Timur :
Desa Sindangsari
o
Sebelah Barat :
Desa Citalang
§ Topografi
dengan bentang wilayah berombak sampai berbukit.
§ Curah hujan :
134,00 mm
§ Jumlah
bulan hujan : 5 bulan
§ Suhu rata-rata harian : 37 ºC
§ Tinggi tempat :
158 m dpl.
§ Luas
wilayah Desa Citeko terdiri dari:
o
Tanah sawah :
150,24 ha
o
Tanah Keringm (tegal): 52, 615 ha
o
Permukiman :
28,985 ha
o
Tanah Hutan lindung :
12,00 ha
o
Tanah hutan Produksi :
834,40 ha
o
Tanah Hutan Konversi: 7,80 ha
o
Tanah lainnya :
9,2 ha
2.1.3 Keadaan Sosial
Budaya
2.1.3.1 Kependudukan
Berdasarkan Data Administrasi Pemerintah Desa, jumlah
penduduk yang tercatat secara administrasi, jumlah total 5769 jiwa. Dengan
rincian penduduk berjenis kelamin laki-laki berjumlah 2354 jiwa, sedangkan
berjenis kelamin perempuan berjumlah 2204
jiwa. Berkaitan dengan data jumlah penduduk dapat dilihat pada Tabel 3
berikut ini :








